Ponsel AndroidAndroid Samsung Phone

Jenis chipset Exynos

Exynos adalah nama chipset yang dikembangkan langsung oleh Samsung. Chipset ini merupakan chipset berbasis ARM dan merupakan chipset yang banyak digunakan oleh ponsel yang diproduksi oleh Samsung.

Apakah chipset Exynos juga digunakan oleh vendor lain?

Sebenarnya ada niat Samsung, agar Exynos bisa digunakan di vendor lain seperti Asus, Xiaomi, dan lain-lain. Hanya, Langkah Samsung ini diblokir oleh Qualcomm karena masalah paten. Hal ini membuat Exynos tidak dapat digunakan oleh produsen lain dan hanya digunakan pada ponsel Samsung.

Sejarah Singkat Exynos
Chipset

chipset exynos

Exynos sendiri hadir di 2010 dengan produk pertamanya, Exynos 3. Chipset pertama kali digunakan pada perangkat Samsung Galaxy S generasi pertama. Di 2011, Exynos 4210 hadir di Samsung Galaxy SII. Setelah itu, Samsung menghadirkan chipset Exynos lainnya.

Exynos sendiri memiliki penamaan yang cukup rumit. Nama dan tingkatan chipset Exynos cukup sulit untuk dikategorikan. Pasalnya Samsung tidak menyederhanakan lini produk chipset secara langsung.

Jika melepas chipset, Samsung sering memberikan nama nomor setelah nomor Exynos. Hanya saja terkadang penamaan ini cukup sulit untuk dikategorikan atau diberi penjelasan. Contohnya adalah Exynos 5 hadir dengan dua generasi dan proses fabrikasi yang berbeda. Belum lagi empat angka di belakang satu angka setelah Exynos.

Untuk mempermudah jenis chipset Exynos, mari kita ambil chipset Exynos ke dalam dua kategori. Kategori pertama adalah Exynos yang didasarkan pada arsitektur ARMv7, kategori kedua adalah Exynos yang didasarkan pada arsitektur ARMv8.. ARMv7 dan ARMv8 adalah petunjuk arsitektur prosesor yang jadi patokan pabrikan seperti Samsung dalam membuat chipset.

Jenis chipset Exynos

1. ARMv7 Exynos

Melihat

Exynos yang didasarkan pada set arsitektur ARMv7 terdiri dari 5 jenis chipset yang berbeda. Kelima chipset tersebut hadir dengan proses fabrikasi yang berbeda. Sebagai contoh, yang pertama adalah yang berbasis 45 nm fabrikasi Ada Exynos 3 Tunggal 3110 dan Exynos 4 Ganda 4212.

Ada juga chipset Exynos yang terpasang 32 fabrikasi nm. Dalam kategori ini, ada chipset seperti Exynos 4 Quad 4412 dan Exynos 5 Ganda 5250. Ada juga chipset yang dibangun dengan a 20 nm fabrikasi seperti Exynos 5 Hexa 5430.

Yang paling banyak adalah chipset bawaan 28 fabrikasi nm. Chipset tersebut adalah Exynos 2 Ganda 3250, Exynos 3 Quad 347, Exynos 3 Quad 3475, Exynos 4 Quad 4415, Exynos 5 Hexa 5260, Exynos 5 Hexa 5410, Exynos 5 Hexa 5420, Exynos 5 Hexa 5422.

2. ARMv8 Exynos

Melihat

Di kuartal terakhir 2014, Samsung mulai meninggalkan set instruksi ARMv7 dan beralih ke set instruksi ARMv78. Dengan serangkaian instruksi baru ini, Chipset Samsung sekarang lebih menarik dan dapat bersaing dengan chipset Snapdragon atau dari produsen chipset lainnya.

Adapun, dalam daftar kategori chipset Exynos ARMv78 ada 6 kategori prosesor berdasarkan proses pembuatnya. Proses fabrikasi dengan jumlah besar adalah 28 nm. Chipset dalam kategori ini adalah Exynos 7 Okta 7580. Sedangkan chipset dengan fabrikasi terkecil, yaitu 8 nm adalah Exynos 9 Seri 9820. Chipset ini digunakan pada smartphone Samsung Galaxy S10 series.

Ada tiga kategori chipset lainnya pada daftar chipset Exynos ARMv78 ini. Yang pertama adalah a 14 Chipset fabrikasi NM terdiri dari Exynos 7 Okta 7420, Exynos 7 Quad 7570, Exynos 7 Okta 7870, Exynos 7 Quad 7570, Exynos 7 Okta 7870, Exynos 7 Okta 7880, Exynos 5 Hexa 7872, Exynos 7 Octa 7874A, Exynos 7 Okta 7885, dan Exynos 8 Okta 8890.

Kategori lainnya adalah chipset dengan 10 fabrikasi nm. The Exynos 7 Okta 9610, Exynos 9 Okta 8895, Exynos 9 Seri 9110, dan Exynos 9 Seri 9810 adalah chipset yang ada di dalam 10 kategori fabrikasi nm. Kategori lainnya adalah chipset dengan a 20 nm fabrikasi Exynos 7 Okta 5433.

Beberapa Versi dari Exynos Chipset

Lalu tipe mana yang lebih baik?

Untuk menentukan kualitas, Saya akan mengulas beberapa jenis untuk bahan perbandingan.


The Exynos 9820 merupakan chipset yang digunakan pada seri Samsung Galaxy S10 dan kemungkinan besar akan tetap digunakan pada Galaxy Note 10. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, chipset ini dibuat dengan 8 Teknologi fabrikasi NM.

Ini 8 Teknologi fabrikasi NM membuat kinerja Samsung Galaxy S10 Series A kuat. Hal itu juga terlihat dari nilai Antutu dari Samsung Galaxy S10 Plus yang mencapai 340 ribu.

Samsung menyebut Exynos 9820 prosesor generasi keempat yang memberikan kemampuan prosesor yang baik, berkat CPU kustomnya. CPU Kustom, Pada kasus ini, adalah prosesor kombinasi 4 + 2 + 2.

Tujuan penggabungan ini adalah agar prosesor chipset terdiri dari delapan prosesor yang terbagi menjadi tiga cluster. Pertama, empat prosesor Cortex A55 yang hemat daya, 1.9 GHz. Kedua, ada prosesor dual-core Cortex A75 2, 3GHz dan ketiga dual-core Exynos M4 2, 7GHz. Dua cluster gabungan Cortex A75 dan Exynos M4 dimaksudkan untuk kebutuhan prosesor yang kuat. Untuk GPU, Chipset ini dilengkapi dengan GPU Mali-G76 MP12.

Sebelum kehadiran Exynos 9820, Samsung menghadirkan Exynos 9810 dibangun dengan 10 fabrikasi nm. Chipset ini digunakan pada perangkat Samsung kelas atas seperti Samsung Galaxy S9 series dan Samsung Galaxy Note 9. Nilai Antutu perangkat yang menggunakan Exynos 9820 rata-rata pada 240 ribu.

Adapun, Exynos 9810 hadir dengan kombinasi dua cluster prosesor. Cluster pertama adalah Exynos M3 dengan empat 2, 9Prosesor berkecepatan GHz untuk kebutuhan prosesor yang cepat. Yang kedua adalah A55 Cortex dengan empat 1, 9Prosesor GHz itu akan berjalan sebagai proses hemat daya.

Untuk performa grafisnya, Exynos 9810 dilengkapi dengan prosesor grafis Mali-G72 MP18. Baiklah, Exynos 9810, Exynos 9820, dan satu Exynos 9110 (untuk Galaxy Watch) dilengkapi dengan set instruksi ARMv 8.2-A.

The Exynos 8895 adalah chipset yang digunakan oleh Samsung Galaxy S8, Samsung Galaxy S8 Plus, dan Samsung Galaxy Note 8. Ketiga perangkat tersebut adalah ponsel Samsung terbaik 2017 yang berkinerja baik karena umumnya memiliki nilai Antutu pada 200 ribu.

Chipset fabrikasi 10nm ini memiliki empat 2.3 GHz prosesor Mongoose dan empat prosesor Cortex A53 dengan kecepatan 1.7 GHz. Sedangkan prosesor grafis yang digunakan adalah Mali-G71 MP20. Pada saat itu, Chipset ini mampu mumpuni dan mampu memberikan pengalaman bermain game yang mulus.

The Exynos 8890 adalah chipset bawaan 14 fabrikasi nm. Chipset tersebut dilengkapi dengan empat Exynos M1 Mongoose 2.3 Prosesor GHz dan empat prosesor Cortex A53 dengan kecepatan 1.6 GHz. Untuk pengolah grafis, chipset ini dilengkapi dengan T880 MP12.

Samsung Galaxy S7, Samsung Galaxy S7 Edge, dan Samsung Galaxy Note FE adalah tiga perangkat Samsung yang menggunakan chipset ini. Menariknya, chipset ini juga dipakai di luar ponsel Samsung seperti di Meizu Pro 6 Plus dan dikenakan oleh papan SBC MicroVision MV 8890-LCD.



Exynos 9610 adalah chipset yang relatif menarik. Chipset ini ada di Exynos yang terkenal 9 Kelas seri memiliki kemampuan yang baik. Arsitektur dan fabrikasi Exynos 9 Seri yang digunakan serta fabrikasi 10nm dan prosesor grafis ARM Mali G72 MP3, GPU ada di Exynos 9810 chipset.

Sebagai tambahan, chipset ini memiliki ISP atau fitur yang diperlukan untuk pemrosesan kamera yang setara dengan ISP yang ada di Samsung Galaxy S9. Sedangkan untuk prosesornya, Chipset ini hadir dengan kombinasi empat prosesor ARM Cortex-A73 yang dipadukan dengan empat prosesor ARM Cortex-A53.

Yang membuat chipset ini menarik karena chipset ini hadir di dalam perangkat Samsung Galaxy A50, sebuah ponsel kelas menengah dari Samsung. Ponsel ini ternyata memberikan pengalaman bermain game yang baik, bahkan kemampuan gaming prosesor kelas atas. Faktanya, Dilihat dari nilai Antutu ponsel ini saat diuji Techradar mendapat Antutu di angka tersebut 145 ribu.

The Exynos 7885 merupakan chipset Exynos kelas menengah. Chipset ini banyak digunakan pada ponsel Samsung kelas menengah, seperti Samsung Galaxy A7 (2018), Samsung Galaxy A8 (2018) Samsung Galaxy A8 + (2018), dan Samsung Galaxy J7 Duo (2018). Keempat perangkat ini rata-rata memiliki nilai Antutu 116 ribu

Chipset itu sendiri terdiri dari dua 2.2 Prosesor GHz Cortex-A73 (kinerja) dan enam 1.6 GHz Cortex-A53 (Penghematan energi) pengolah. Adapun grafisnya, chipset ini menggunakan GPU Mali-G71 MP2.

Exynos 7904 adalah chipset terbaru dari Samsung 14 Proses fabrikasi NM. Chipset ini dilengkapi dengan ARM Cortex-A73 1.8 Kombinasi GHz Dual-core untuk kinerja dan enam inti ARM Cortex-A53 1.6 Inti GHz untuk penghematan daya. Grafik pada chipset ini adalah Mali-G71 MP2.

Ponsel Samsung yang menggunakan chipset ini umumnya adalah ponsel dengan harga terjangkau. Sebut saja Samsung Galaksi A30 dan Samsung Galaxy M20. Untuk melihat kemampuan dari chipset ini, Anda dapat melihat review Samsung Galaxy M20.

The Exynos 7420 adalah chipset yang kencang pada masanya. Chipset hadir di 2015 dan dipakai oleh smartphone kelas atas Samsung seperti seri Samsung Galaxy S6, Samsung Galaxy Note 5, dan Samsung Galaxy A8 (2016).

Chipsetnya sendiri hadir dengan kombinasi empat ARM Cortex-A57 2.1 Inti GHz untuk kinerja dan inti ARM Cortex-A53 empat inti 1.5 Grafik GHz yang digunakan adalah Mali-T760 MP8. Nilai Antutu dari perangkat ini adalah 116 ribu, angka yang tentunya cukup tinggi pada saat itu.


Demikian penjelasan tentang chipset Exynos. Semoga paparan ini membantu pembaca mengetahui seluk beluk dan jenis chipset Exynos.

Tag
Menampilkan lebih banyak

admin

Bahasa tulisan saya memang buruk, semoga Anda bisa mengerti arti dari tulisan saya.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tombol kembali ke atas
Menutup
Menutup

Adblock Terdeteksi

Matikan ADblock Anda